Meningkatkan Literasi HIV/AIDS: Aksi Serentak Himpunan Perawat Medikal Bedah Provinsi Banten di Tiga Lokasi

Pada skala nasional, situasi HIV/AIDS masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat: estimasi Orang dengan HIV (ODHIV) di Indonesia terus berada pada ratusan ribu jiwa dan tercatat adanya peningkatan kasus baru dalam beberapa tahun terakhir — data Kementerian Kesehatan dan laporan nasional menempatkan Indonesia di peringkat atas jumlah ODHIV regional dan menunjukkan bahwa banyak kasus masih belum terdeteksi sehingga upaya pencegahan dan edukasi tetap sangat penting. Laporan tahunan dan rilis media juga mencatat puluhan ribu kasus baru per tahun pada rentang terbaru, yang menegaskan kebutuhan intervensi berbasis komunitas untuk meningkatkan deteksi dini dan literasi kesehatan.

Di tingkat provinsi Banten dan kota-kota di dalamnya, data lokal menunjukkan bahwa meskipun angka mutlak mungkin berbeda tiap kabupaten/kota, tren penularan melalui hubungan intim dan kelompok usia produktif (termasuk remaja dan laki-laki dewasa) menjadi perhatian utama program kesehatan di daerah—oleh karena itu fokus edukasi yang menyasar kelompok ini dianggap strategis untuk menurunkan angka infeksi baru dan mengurangi stigma. Informasi program dan laporan dinas kesehatan daerah juga menggarisbawahi perlunya kolaborasi lintas sektor untuk menjangkau populasi berisiko.

Berdasarkan konteks tersebut, Himpunan Perawat Medikal Bedah Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia dengan tujuan utama meningkatkan literasi masyarakat tentang HIV/AIDS—khususnya di kalangan remaja dan laki-laki dewasa—serta mendorong testing, pengurangan stigma, dan rujukan layanan kesehatan jika diperlukan. Sasaran kegiatan adalah remaja dan laki-laki dewasa yang menjadi kelompok prioritas karena peran mereka dalam rantai penularan dan kebutuhan untuk memperkuat perilaku pencegahan. (Tujuan: peningkatan literasi, promosi testing, pengurangan stigma; Sasaran: remaja & laki-laki dewasa).

Kegiatan dilaksanakan secara serentak di beberapa lokasi publik untuk menjangkau khalayak luas: pada tanggal 30 November 2025 tim melakukan edukasi dan pembagian leaflet di Alun-Alun Timur Serang dan Lapangan Benteng Tangerang, sementara pada 1 Desember 2025 kegiatan serupa digelar di area RSUD Cilegon. Metode yang digunakan adalah penyuluhan singkat interaktif, pembagian leaflet edukatif yang mudah dibawa pulang, sesi tanya jawab, dan arahan rujukan layanan/testing bagi peserta yang membutuhkan—pendekatan lapangan ini dirancang agar informasi mudah dicerna dan langsung relevan bagi audiens remaja dan laki-laki dewasa. (Lokasi & tanggal kegiatan sesuai pelaksanaan lapangan).

Pelaksanaan lapangan menunjukkan partisipasi yang baik dari masyarakat setempat: remaja dan laki-laki dewasa yang hadir aktif mengikuti sesi, mengajukan pertanyaan praktis tentang pencegahan, cara melakukan tes, serta kejelasan mitos seputar HIV/AIDS. Leaflet yang dibagikan memuat pesan kunci seperti cara penularan, pentingnya memakai kondom, manfaat tes dini, informasi layanan pengobatan antiretroviral (ARV) dan nomor/rujukan layanan kesehatan setempat—langkah sederhana namun krusial untuk meningkatkan literasi dan mempermudah akses layanan. Tim perawat juga mencatat permintaan informasi lanjutan dari beberapa sekolah dan komunitas lokal yang akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari kesinambungan program.

Melalui kegiatan serentak ini, Himpunan Perawat Medikal Bedah Provinsi Banten berharap tercipta efek ganda: (1) peningkatan pengetahuan langsung bagi peserta tentang pencegahan dan layanan HIV/AIDS; (2) pengurangan stigma melalui dialog terbuka; dan (3) penguatan jejaring rujukan antara masyarakat dan layanan kesehatan lokal. Untuk publikasi dan tindak lanjut, rekomendasi yang diusulkan adalah memperbanyak materi edukasi yang mudah diakses remaja (digital + cetak), mengadakan skrining terorganisir di fasilitas kesehatan setempat, serta melanjutkan kolaborasi lintas sektor agar upaya pencegahan dan deteksi dini semakin efektif di Provinsi Banten.

Selamat Datang di HIPMEBI BANTEN

Himpunan Perawat Medikal Bedah Indonesia (HIPMEBI) Banten dilantik pada Tangggal 7 Oktober 2017, bertempat di Universitas Pelita Harapan Tangerang Banten. Pelantikan pengurus dilakukan langsung oleh Ketua HIPMEBI Pusat, Bapak Sunardi, M.Kep., Ns. Sp. Kep.MB dan disaksikan oleh Sekjen DPW PPNI Provinsi Banten Bapak Ns. Fatoni, S.Kep., M.Kep. Himpunan ini diharapkan dapat menjadi wadah informasi dan pengembangan karir bagi profesi keperawatan khususnya di area Keperawatan Medikal Bedah.

Seminar Kesehatan tentang Pembelajaran Praktik Klinik Keperawatan di Masa Pandemik Covid-19

Hipmebi Banten menyelenggarakan kegiatan seminar kesehatan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui media digital yang disiarkan langsung secara streaming di Channel Youtube dan Zoom pada Hari Sabtu, 14 November 2020. Kegiatan ini merupakan kegiatan seminar kesehatan ke-3 yang diselenggarakan sejak Hipmebi Banten berdiri pada tanggal 7 Oktober 2017, dan merupakan seminar kesehatan pertama yang disiarkan secara streaming.

Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi dan informasi kepada mahasiswa keperawatan yang harus beradaptasi dengan pandemik dalam melaksanakan praktik klinik di wahana praktik. Sasaran kegiatan ini adalah mahasiswa keperawatan pada semua jenjang yang berada di Provinsi Banten dan Provinsi lainnya.

Hadir pada kegiatan ini adalah Ketua Himpunan Perawat Medikal Bedah Indonesia (HIPMEBI) Pusat, Bapak Sunardi, M.Kep., Ns.Sp.KMB untuk memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan seminar kesehatan ini. Kegiatan ini didukung penuh oleh Ketua HIPMEBI Provinsi Banten, Ns. Indah Wulandari, M.Kep., Sp. KMB dan seluruh pengurus di lingkup HIPMEBI Provinsi Banten. Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Penanggung jawab kegiatan, Ns. Eka Ernawati, S.Kep., M.Kep beserta jajaran panitia lainnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilanjutkan sebagai media informasi dan komunikasi antara profesi keperawatan dengan masyarakat. Harapan ke depan adalah diselenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat selanjutnya yang berkoordinasi dengan himpunan perawat lainnya khususnya di daerah Provinsi Banten.

Salam Sehat,

Panitia